AdvertorialDPRD KALTIM

Seruan Damayanti untuk Generasi Muda Agar Melek Teknologi dan Semangat Belajar

×

Seruan Damayanti untuk Generasi Muda Agar Melek Teknologi dan Semangat Belajar

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Di balik derasnya arus informasi digital yang kian tak terbendung, satu suara lantang muncul dari gedung DPRD Kaltim. Damayanti, anggota Komisi IV, menyuarakan keresahannya terhadap fenomena yang kian akrab di kalangan generasi muda: kecanduan teknologi tanpa arah yang justru mengikis semangat belajar.

Dalam sebuah pertemuan dengan pelajar dan mahasiswa, Damayanti menyampaikan pesan yang lebih dari sekadar ajakan—itu adalah peringatan dan dorongan untuk bangkit.

“Sepuluh tahun dari sekarang, kalian akan menggantikan kami. Tapi itu hanya mungkin kalau kalian serius belajar. Jangan cuma jadi penonton media sosial sambil rebahan di kamar,” ucapnya, dengan nada yang tegas namun penuh kepedulian.

Ia mengakui bahwa teknologi adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Namun, menurutnya, teknologi harus menjadi alat yang menggerakkan potensi, bukan justru mengurungnya.

Damayanti menyoroti semakin menurunnya minat baca dan lemahnya kemampuan menyaring informasi sebagai dampak dari penggunaan digital yang tak terkendali.

“Tantangan generasi muda sekarang bukan lagi soal akses informasi. Tantangannya adalah bagaimana menyaring mana yang bermanfaat dan mana yang hanya buang waktu,” katanya.

Lebih jauh, ia mengajak generasi muda untuk menjadikan teknologi sebagai sarana belajar, bukan pelarian. Menurutnya, keterpaparan budaya luar yang masuk melalui media digital bisa menjadi peluang atau ancaman, tergantung bagaimana seseorang menyikapinya.

“Baca buku. Kembangkan diri. Jadikan diri kalian punya nilai dan arah. Jangan sekadar ikut tren,” tambahnya.

Baginya, masa depan Indonesia bukan ditentukan oleh seberapa canggih gadget yang dimiliki, melainkan oleh kualitas karakter generasi penerusnya.

“Jangan hanya jadi generasi yang mengikuti arus. Jadilah generasi yang menentukan arah. Itu dimulai dari niat dan usaha yang serius sejak hari ini,” pungkasnya.

Suara Damayanti mungkin hanya satu dari sekian banyak seruan moral yang dilontarkan para pemimpin. Namun di tengah riuh rendah dunia digital, suara seperti ini menjadi pengingat: bahwa kemajuan sejati lahir dari pikiran yang kritis, semangat yang menyala, dan tekad untuk tidak hanya menjadi penonton—melainkan penggerak perubahan. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

31 − 29 =