AdvertorialDPRD KALTIM

Shemmy Perjuangkan Alokasi Anggaran untuk Atasi Banjir dan Kawasan Kumuh di Bontang

×

Shemmy Perjuangkan Alokasi Anggaran untuk Atasi Banjir dan Kawasan Kumuh di Bontang

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Di tengah dinamika pembangunan Kalimantan Timur, nama Shemmy Permata Sari mencuat sebagai salah satu suara lantang dari parlemen daerah yang tak henti mendorong adanya perubahan.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) ini menaruh perhatian khusus pada Kota Bontang, kota industri yang potensi besar, namun juga menghadapi tantangan berat.

Bagi Shemmy, Bontang bukan sekadar titik di peta konstituennya. Kota ini adalah rumah bagi ribuan warga yang hidup berdampingan dengan berbagai persoalan lingkungan, terutama banjir yang kerap datang tak diundang, serta kawasan kumuh yang masih menghantui wajah kota.

“Saya akan mendukung penuh alokasi anggaran dari provinsi maupun pusat untuk membantu pembangunan, termasuk pemberdayaan masyarakat dan penanganan masalah infrastruktur di Kota Bontang,” ujarnya dengan nada tegas namun penuh empati.

Shemmy paham betul, problem seperti banjir bukan perkara sepele. Apalagi ketika menimpa kawasan padat penduduk dan wilayah industri yang menjadi tulang punggung ekonomi kota. Dalam pandangannya, penanganan semacam ini tak bisa dibebankan sepenuhnya pada pemerintah kota.

“Butuh sinergi lintas pemerintahan,” katanya. “Kami di DPRD Kaltim siap memberikan dukungan maksimal, termasuk memastikan realisasi anggaran tepat sasaran. Persoalan seperti banjir dan kawasan kumuh tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemkot.”

Bukan hanya pembangunan fisik yang jadi fokusnya. Shemmy juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pembangunan. Baginya, keberlanjutan bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal keadilan dan inklusivitas.

“Pemerataan pembangunan harus menyentuh semua lapisan, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah. Ini penting untuk menciptakan kesejahteraan yang inklusif,” tambahnya.

Perempuan yang dikenal vokal ini berharap langkah-langkah yang kini tengah didorong dapat menjadi awal dari transformasi Bontang, menjadi kota yang tangguh terhadap bencana, lebih manusiawi, dan adil bagi seluruh warganya.

Dengan komitmen dan kerja nyata, Shemmy Permata Sari terus mengalirkan perjuangan dari ruang rapat di Samarinda menuju lorong-lorong sempit di kota Bontang, tempat di mana harapan akan perubahan tumbuh setiap hari. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

21 − 16 =