AdvertorialDPRD KALTIM

Tim Pokir DPRD Kaltim Gelar Rakor Bahas Singkronisasi dan Implementasi Entry Kamus Usulan Aspirasi

×

Tim Pokir DPRD Kaltim Gelar Rakor Bahas Singkronisasi dan Implementasi Entry Kamus Usulan Aspirasi

Sebarkan artikel ini
Suasana Rapat Koordinasi Tim Pembahas Pokir DPRD Kaltim. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Balikpapan – Tim Pokok-pokok Pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) gelar Rapat Koordinasi (Rakor) membahas Singkronisasi dan Implementasi Entry Kamus Usulan Aspirasi Bantuan Keuangan dan Hibah/Bansos – RKPD Kaltim 2025 bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim serta BAPPEDA Kabupaten/Kota se-Kaltim, di Platinum Hotel, Balikpapan, Senin (1/4/2024).

Untuk diketahui, terlibat hadir dalam rapat tersebut, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, Anggota Tim Pokir, Sapto Setyo Pramono, Ananda Emira Moeis, Ekti Imanuel, Baharuddin Demmu, Sutomo Jabir, Ali Hamdi, Andi Faisal Assegaf, Veridiana Huraq Wang, Akhmed Reza Fachlevi, M. Udin dan Baharuddin Muin serta Anggota Tim Banggar, Syafruddin, Yenni Eviliana, Fitri Maisyaroh dan Safuad.

Ketua Tim Pembahas Pokir DPRD Kaltim Rusman Ya’qub memaparkan bahwa, rapat ini dilaksanakan untuk melakukan Koordinasi dan Sinkronisasi pelaksanaan penginputan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) diseluruh Kabupaten/Kota.

“Selain itu, kami juga mendengarkan laporan dari masing-masing Kab/Kota sejauh mana tentang penginputan itu, ada kendala atau tidak secara teknis, kemudian kendalanya apa saja dan bagaimana kita menyelesaikan persoalan yang dihadapi,” kata Rusman.

Ia juga mengungkapkan bahwa, Kamus usulan yang telah disepakati bersama Pemprov Kaltim akan menjadi dasar untuk menyampaikan aspirasi. Kamus usulan Belanja langsung sebanyak 59, Bantuan keuangan sebanyak 30 dan kamus usulan Hibah sebanyak 8.

“Bila hari ini kita telah sepakat maka dalam tempo sesuai yang dijadwalkan oleh Pemerintah Provinsi SIPD akan di buka dan dimulailah proses input Pokir,” ujar Rusman.

“Saya selaku Ketua Tim Pokir punya tanggung jawab untuk mengawal supaya tidak ada benturan dan tidak ada persoalan dikemudian hari. Setelah selesai penginputan SIPD, ternyata masih ada sumbatan-sumbatan teknis. Misalnya, dalam soal bagaimana mekanisme penginputan, persyaratan penginputan, dan lainnya,” lanjut Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Rusman menyturkan, sejauh ini koordinasi terkait SIPD berjalan dengan baik sampai batas akhir penginputan.

“Hari ini sudah tergambar bahwa secara umum berjalan dengan baik, ada kendala-kendala yang sifatnya lumrah. Kemudian selanjutnya ada usulan dari Rekan Dewan yang menurut saya wajar dan akan kita tindak lanjuti lagi,” tandasnya. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

50 − 48 =