AdvertorialDiskominfo KukarPemkab Kukar

Anggana Siapkan UMKM Go Global, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

×

Anggana Siapkan UMKM Go Global, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Sebarkan artikel ini
Camat Anggana Rendra Abadi. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, menempatkan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai ujung tombak peningkatan kesejahteraan warga. Camat Anggana, Rendra Abadi, menegaskan bahwa pihaknya tengah memfasilitasi pelaku usaha lokal agar mampu menembus pasar internasional melalui program pelatihan ekspor dan penguatan jaringan perdagangan.

Program pelatihan yang digelar awal April 2025 tersebut diikuti 60 pelaku UMKM dari 12 desa. Materi yang diberikan meliputi prosedur kepabeanan, standar kualitas produk, serta strategi pemasaran digital lintas negara. Narasumber dihadirkan dari Balai Karantina, Bea Cukai, dan eksportir sukses asal Balikpapan.

“Peserta belajar membuat dokumen ekspor, memahami regulasi, hingga menganalisis permintaan pasar luar negeri. Kami ingin mereka percaya diri mengirim produk ke mancanegara,” ujar Rendra, ditemui usai menutup rangkaian pelatihan.

Komoditas yang dibidik, antara lain, minyak kelapa murni, minyak urut berbahan herbal, serta briket arang tempurung kelapa. Seluruh produk dinilai punya keunggulan daya saing karena bahan baku melimpah, proses produksi ramah lingkungan, dan tren permintaan global terhadap produk alami meningkat.

Untuk mematangkan rantai pasok, Kecamatan Anggana telah membuka UMKM Center di Kelurahan Sungai Merdeka. Fasilitas seluas 300 meter persegi ini menampung ruang display, laboratorium uji mutu sederhana, serta klinik konsultasi desain kemasan dan sertifikasi halal.

“Kami bangun ekosistem terpadu. Pelaku usaha bisa memperbaiki mutu di laboratorium mini, lalu berkonsultasi tentang branding, dan langsung memamerkan produk di galeri,” jelas Rendra.

Sejak diresmikan, tercatat 17 label lokal menjalin kemitraan dengan dua supermarket di Tenggarong dan satu distributor di Samarinda. Target berikutnya, mengirim sampel ke buyer Singapura dan Uni Emirat Arab dalam pameran Trade Expo Indonesia Oktober mendatang.

Rendra optimistis dukungan terintegrasi akan membuat UMKM Anggana naik kelas. “Kami punya tekad dalam dua tahun, minimal lima brand lokal melakukan ekspor rutin. Kalau itu tercapai, multiplier effect‑nya akan besar bagi ekonomi desa,” tutupnya. (Ky/Adv/DiskominfoKukar)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 13 = 14