AdvertorialDispora KaltimPEMPROV KALTIM

Dispora Kaltim Dorong Soft Tenis Fokus ke Nomor Perorangan, Siapkan Skema Latihan ke Luar Negeri

×

Dispora Kaltim Dorong Soft Tenis Fokus ke Nomor Perorangan, Siapkan Skema Latihan ke Luar Negeri

Sebarkan artikel ini
Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Pembinaan olahraga di Kalimantan Timur akan diarahkan lebih fokus dan efisien. Dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) PESTI Kaltim, Sabtu (24/5/2025) lalu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menekankan pentingnya prioritas pada cabang perorangan yang lebih terukur dan realistis dari sisi prestasi.

Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menyampaikan bahwa cabang perorangan seperti soft tenis memberikan hasil yang lebih cepat terlihat, sekaligus lebih hemat anggaran.

“Kalau anggarannya terbatas, maka fokuskan pada yang dampaknya langsung terasa. Soft tenis, misalnya, cukup satu-dua atlet tapi hasilnya bisa signifikan,” ujarnya.

Rasman juga mengungkap rencana strategis mengirim atlet soft tenis Kaltim ke luar negeri untuk berlatih dan bertanding, sebagai bagian dari akselerasi pembinaan.

“Walau level mereka belum seimbang, justru itu bagus untuk mengukur kemampuan. Ketemu lawan tangguh itu tekanan yang baik. Mereka bisa tahu kekurangan dan mulai berkembang secara mental dan teknik,” tegasnya.

Menurutnya, bertanding di zona nyaman hanya akan membuat atlet stagnan. Sebaliknya, pengalaman di luar negeri bisa membuka cakrawala dan memperkuat motivasi mereka.

Meski demikian, nomor beregu tak diabaikan. Namun, prioritas tetap pada efektivitas hasil dan rasionalisasi pembiayaan.

“Kita tetap pertahankan beregu, tapi harus realistis. Fokus dulu pada yang paling berdampak. Ini bukan soal pilih kasih, tapi soal strategi,” jelas Rasman.

Ke depan, Dispora membuka peluang kolaborasi dengan lembaga atau pelatih luar negeri untuk memperkuat metode latihan dan meningkatkan daya saing atlet Kaltim di kancah Asia dan dunia.

“Kalau ingin tampil di level dunia, maka cara latih dan pola pikirnya juga harus kelas dunia. Dan itu dimulai dari sekarang,” pungkasnya. (Dty/Adv/DisporaKaltim)

Example 120x600