AdvertorialDPRD KALTIM

Tinjau Proyek RPS SMK N 1 Samboja, DPRD Kaltim Temukan Sejumlah Catatan

×

Tinjau Proyek RPS SMK N 1 Samboja, DPRD Kaltim Temukan Sejumlah Catatan

Sebarkan artikel ini
Rombongan Pansus LKPJ Gubernur saat meninjau proyek pembangunan gedung RPS SMK N 1 Samboja. (Foto: Humas Sekretariat DPRD Kaltim)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Kutai Kartanegara – Di bawah terik matahari Samboja yang hangat, rombongan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Kalimantan Timur 2024 melangkah menyusuri jalan tanah menuju sebuah bangunan baru.

Debu beterbangan di antara langkah mereka. Di hadapan mereka berdiri bangunan yang digadang-gadang akan menjadi dapur masa depan bagi para siswa jurusan tata boga SMK Negeri 1 Samboja. Namun, alih-alih harum masakan, yang tercium justru aroma ketidaksiapan.

Bangunan bernilai Rp 1,9 miliar itu sejatinya ditujukan untuk menunjang keterampilan siswa. Tapi hari itu, Kamis (17/4/2025), Ketua Pansus, Agus Suwandy, bersama para anggota dan tenaga ahli menemukan sejumlah catatan penting yang belum terselesaikan.

“Harusnya ini jadi tempat siswa bisa belajar dengan nyaman, tapi akses jalan saja belum ada. Masih tanah seperti ini, bagaimana kalau hujan?” ujar Agus, berdiri di depan bangunan tanpa tangga di terasnya.

Kritik tak hanya soal jalan. Dinding yang masih kasar dan kusen jendela yang belum rapi juga masuk dalam daftar evaluasi. Perhatian para legislator ini tertuju pada detail-detail kecil yang, bila dibiarkan, bisa menggerogoti esensi dari pembangunan itu sendiri, kualitas dan kebermanfaatan.

Turut menyambut kedatangan mereka, Kabid SMK Disdikbud Kaltim, Surasa, dan Kepala SMK Negeri 1 Samboja, Syafril, yang tampak mendampingi penuh perhatian. Harapan mereka satu yakni agar ruang praktik ini bisa segera berfungsi sebagaimana mestinya.

“Ini bukan hanya soal bangunan, ini soal masa depan siswa. Kita tidak ingin proyek sebesar ini hanya jadi monumen, tanpa fungsi,” tegas Agus.

Pansus berharap catatan-catatan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait, terutama kontraktor pelaksana. Karena di ruang itu, bukan hanya alat-alat masak yang akan bekerja, tapi juga impian-impian muda yang tengah ditempa menjadi kenyataan. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

38 − = 34