AdvertorialDPRD KALTIM

DPRD Kaltim Tinjau Lahan Hibah yang Akan Dibangun Markas Kodim di Mahakam Ulu

×

DPRD Kaltim Tinjau Lahan Hibah yang Akan Dibangun Markas Kodim di Mahakam Ulu

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mahakam Ulu guna meninjau pembangunan Kodim. (Foto: Humas Sekretariat DPRD Kaltim)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Mahakam Ulu – Di antara hutan lebat dan aliran sungai yang tenang, Mahakam Ulu menyimpan cerita tentang sebuah wilayah perbatasan yang terus menanti sentuhan pembangunan.

Rabu (21/5/2025) kemarin, harapan itu kembali menyala ketika rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) menjejakkan kaki di kabupaten paling barat di provinsi ini.

Dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari agenda penting: meninjau lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0912/KBR.

Turut mendampingi Ekti dalam perjalanan itu sejumlah legislator lainnya, yaitu Baharuddin Muin, Abdul Rakhman Bolong, dan Agus Suwandi. Bersama, mereka berdiri di atas lahan yang telah dihibahkan—menjadi saksi awal dari sebuah rencana besar yang akan memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan.

“Kunjungan ini untuk memastikan karena kita ingin membantu instansi vertikal, terutama Dandim Mahulu yang belum ada kantornya,” kata Ekti, dengan latar pepohonan dan udara sejuk khas pedalaman Kalimantan.

Pembangunan markas ini, menurutnya, bukan hanya soal infrastruktur fisik. Ini adalah simbol kehadiran negara, sekaligus jawaban atas kebutuhan operasional Kodim Mahakam Ulu yang selama ini belum memiliki kantor tetap. Saat ini, kegiatan Kodim masih berlangsung dalam kondisi serba terbatas.

Ekti mengungkapkan bahwa peninjauan tersebut dilaksanakan atas instruksi dari Komandan Korem (Danrem) yang disampaikan melalui  Gubernur Kalimantan Timur.

“Kemarin Danrem melalui Gubernur memerintahkan saya untuk meninjau lokasi. Hari ini kami berkunjung, dan lahannya sudah dihibahkan. Tinggal menunggu proses penganggaran melalui APBD Murni tahun 2026,” jelasnya.

Meski masih harus menunggu proses penganggaran, kehadiran rombongan DPRD Kaltim memberikan sinyal kuat bahwa pembangunan markas ini bukan lagi sekadar wacana. Dukungan politik daerah telah dinyatakan, tinggal bagaimana pemerintah provinsi memastikan kelanjutannya.

Di Mahakam Ulu—daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia—kehadiran Kodim yang representatif tidak hanya dibutuhkan sebagai pusat komando militer, tapi juga sebagai penjaga stabilitas, simbol kedaulatan, dan mitra pembangunan masyarakat lokal.

Warga dan aparat setempat kini menaruh harapan besar. Bahwa lahan kosong yang mereka saksikan hari ini, kelak akan berdiri tegak sebuah bangunan dengan bendera Merah Putih berkibar, menjadi bukti bahwa negara hadir hingga ke pelosok negeri. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

74 − = 71