AdvertorialDispora KaltimPEMPROV KALTIM

Kutim Borong Emas di Kejurprov Panjat Tebing, FPTI Kaltim: Banyak Bibit Juara Muncul!

×

Kutim Borong Emas di Kejurprov Panjat Tebing, FPTI Kaltim: Banyak Bibit Juara Muncul!

Sebarkan artikel ini
Kutai Timur (Kutim) tampil sebagai juara umum Kejurprov Panjat Tebing. (Foto: Ist)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda — Dunia panjat tebing Kalimantan Timur kembali bergairah! Seleksi ketat Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kelompok Umur yang digelar Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kaltim pada 7–13 Mei 2025 lalu melahirkan deretan talenta muda yang siap bersinar di level nasional.

Kutai Timur (Kutim) tampil sebagai juara umum dengan raihan fantastis—11 medali emas berhasil diborong. Tapi yang lebih menggembirakan, potensi dari berbagai daerah lainnya juga mencuri perhatian.

“Banyak bibit baru bermunculan dari kabupaten/kota lain. Ini sinyal positif bahwa pembinaan di daerah sudah mulai merata,” ujar Sekretaris Umum FPTI Kaltim, Miswan Prima Putra.

Ia menepis anggapan bahwa dominasi Kutim mencerminkan ketimpangan. Justru sebaliknya, ia melihat persaingan yang makin sehat berkat kualitas atlet dari berbagai wilayah.

Samarinda, menurut Miswan, menjadi salah satu daerah dengan potensi besar. Sayangnya, jumlah atlet yang dikirim ke kejurprov masih minim. “Kalau jumlah atletnya lebih banyak dan fasilitas latihan ditingkatkan, saya yakin persaingan akan makin ketat,” tambahnya.

Kejurprov ini bukan hanya ajang unjuk kemampuan, tapi juga gerbang menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas). FPTI Kaltim menetapkan standar tinggi untuk memilih siapa saja yang layak mewakili Benua Etam.

“Juara pun tidak otomatis lolos ke Kejurnas. Kami tetap evaluasi. Kalau belum memenuhi standar nasional, tidak akan dikirim,” tegasnya.

Saat ini, FPTI Kaltim masih menyeleksi hasil Kejurprov secara menyeluruh. Mereka punya waktu lebih dari sebulan untuk menentukan siapa saja yang akan diboyong ke Kejurnas.

Sebagai persiapan, FPTI akan menggelar Training Center (TC) atau pemusatan latihan. Sangatta, Kutim, yang menjadi juara umum, kemungkinan besar bakal ditunjuk sebagai lokasi utama TC.

Namun, atlet dari daerah lain yang terkendala izin sekolah akan tetap mendapat program latihan khusus.

“Fleksibel. Tapi melihat performa Kutim dan fasilitas yang ada, Sangatta kemungkinan besar jadi pusat TC,” pungkas Miswan.
(Dty/Adv/DisporaKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

56 + = 60