AdvertorialDPRD KALTIM

Sapto: Program Gratispol Menyulam Harapan Anak-Anak Benua Etam

×

Sapto: Program Gratispol Menyulam Harapan Anak-Anak Benua Etam

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (Foto: Humas Sekretariat DPRD Kaltim)
Example 468x60

UpdateNusantara.id, Samarinda – Tepat di Hari Kartini, 21 April 2025 yang lalu gemuruh tepuk tangan memenuhi Convention Hall GOR Kadrie Oening, Samarinda. Di atas panggung, Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud–Seno Aji, menepati salah satu janji politik terbesar mereka: meluncurkan program pendidikan gratis bertajuk Gratispol.

Tak butuh waktu lama, sambutan positif pun datang dari berbagai penjuru. Salah satunya dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. Dengan wajah serius namun penuh optimisme, Sapto menyebut program ini sebagai langkah nyata untuk menunaikan amanat konstitusi.

“Ini program merupakan wujud nyata dari janji Gubernur. Sebagaimana amanat UUD 1945, mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tanggung jawab negara,” ujar Sapto saat diwaqancarai awak media, Jumat (25/4/2025).

Bagi Sapto, Gratispol bukan sekadar menghapus biaya pendidikan. Lebih dari itu, ini adalah upaya strategis untuk membangun kualitas sumber daya manusia Kaltim secara maksimal, mulai dari bangku sekolah dasar hingga jenjang doktoral.

Salah satu terobosan penting dari program ini adalah keberaniannya menjangkau pendidikan tingkat S3, sesuatu yang jarang disentuh program sejenis di daerah lain.

Sapto menilai, investasi pada pendidikan tingkat lanjut adalah langkah kunci untuk mendorong percepatan pembangunan berbasis SDM unggul di Kalimantan Timur.

Ia mengungkapkan bahwa program Gratispol akan segera dibahas dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang diajukan Gubernur. Komisi II, tempat Sapto bernaung, bahkan berencana mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) guna mengawal proses sinkronisasi RPJMD dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Pansus ini akan bekerja selama kurang lebih tiga bulan hingga Agustus mendatang, agar visi pembangunan daerah dapat selaras dengan arah pembangunan nasional,” tegasnya.

Di tengah semangat perubahan itu, program Gratispol menghadirkan harapan baru, bahwa mimpi anak-anak Kaltim untuk menggapai pendidikan tinggi, hingga meraih gelar doktor sekalipun, kini bukan lagi angan-angan belaka. (HM/Adv/DPRDKaltim)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

69 − 65 =